Menyambut Hari Santri, MWC-NU Balaraja dan Ponpes Terpadu Al-Itqon Gelar Dialog Kebangsaan Bersama Lesbumi PBNU.

Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC-NU) Balaraja berkolaborasi dengan Ponpes Terpadu Al-Itqon sukses menggelar acara Dialog Kebangsaan pada Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini sekaligus dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional. Bertempat di Balerung SIT Al-Itqon, Balaraja, kegiatan ini menghadirkan budayawan nasional sekaligus mantan Ketua Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) PBNU, Dr. KH. Jastrow Ngatawi, sebagai narasumber utama.
Mengusung tema Jejak Kebangsaan Ulama Nusantara, dialog ini dihadiri oleh puluhan peserta yang terdiri dari pengurus NU, Ketua Lembaga, Banom dan santri
Dalam pemaparannya, Jastrow Ngatawi menekankan pentingnya menjaga sintesis harmonis antara nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal. Menurutnya, Islam di Nusantara tumbuh pesat dan damai karena para pendahulu mampu menjadikan budaya sebagai media dakwah yang ramah dan inklusif.
“Budaya bukanlah lawan dari agama, melainkan sarana untuk membumikan ajaran agama agar lebih mudah diserap dan dihayati oleh masyarakat. Di tengah arus modernisasi dan globalisasi,” ujar Jastrow di hadapan para peserta.
Pimpinan Ponpes Terpadu Al Itqon Balaraja, Dr. KH. Komaruzzaman, M.Ed menyampaikan bahwa langkah nyata MWC-NU Balaraja dalam membumikan pemikiran Islam Aswaja An-Nahdliyah yang moderat melalui dialog semacam ini perlu mendapat apresiasi dan dukungan dari semua pihak.
Acara yang dimoderatori Dr. Temmy berlangsung secara hangat dan interaktif tersebut ditutup dengan sesi tanya jawab.