PERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA, FORUM PEMUDA LINTAS AGAMA KABUPATEN TANGERANG GELAR DISKUSI KEBHINEKAAN

PASAR KEMIS, KABUPATEN TANGERANG — Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Forum Pemuda Lintas Agama (FPLA) Kabupaten Tangerang menyelenggarakan kegiatan diskusi pemuda lintas agama pada Minggu, 25 Oktober 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Bedeng ASG, Stasi Pasar Kemis, dengan melibatkan perwakilan pemuda dari berbagai organisasi dan latar belakang agama.
Kegiatan ini diinisiasi oleh FPLA Kabupaten Tangerang dan mendapat dukungan dari Gereja Santo Agustinus, Paroki Karawaci, melalui Seksi Hubungan Antar Agama dan Kemasyarakatan (HAAK). Pertemuan ini menjadi ruang dialog bagi generasi muda untuk memperkuat semangat persaudaraan, toleransi, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Sejumlah perwakilan organisasi kepemudaan turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Pemuda Muhammadiyah, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM), Karang Taruna, serta organisasi kemasyarakatan lainnya. Kegiatan ini juga melibatkan unsur pemuda dari berbagai latar belakang agama, meliputi Kristen, Buddha, Hindu, dan Konghucu.
Tampak hadir pula perwakilan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Rajeg yang sekaligus mewakili unsur kepemudaan. Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dan keterbukaan dalam membangun komunikasi antarpemuda lintas agama dan organisasi.
Melalui diskusi ini, para peserta diharapkan dapat membangun pemahaman bersama bahwa perbedaan keyakinan, pandangan, maupun latar belakang organisasi bukanlah penghalang untuk menjalin persaudaraan. Sebaliknya, keberagaman merupakan kekuatan yang dapat menjadi modal sosial dalam menjaga keharmonisan dan keutuhan bangsa.
Momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda juga menjadi pengingat bahwa semangat persatuan yang dicetuskan para pemuda pada 28 Oktober 1928 tetap relevan bagi generasi saat ini. Pemuda memiliki peran strategis dalam merawat toleransi, menangkal prasangka, mencegah potensi konflik sosial, serta menciptakan lingkungan masyarakat yang damai dan saling menghormati.
Penyelenggaraan diskusi FPLA Kabupaten Tangerang ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam mempererat hubungan antarpemuda lintas agama sekaligus mendorong lahirnya kolaborasi nyata dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Dengan semangat Sumpah Pemuda, seluruh elemen generasi muda diharapkan terus bergandengan tangan, menjaga kebinekaan, dan memperkuat persatuan demi terwujudnya kehidupan masyarakat yang harmonis di Kabupaten Tangerang.